Selasa, 22 Oktober 2024

PEDOMA P5 SPENTRIKU

 

PEDOMAN PELAKSANAAN P5

DI SMP N 3 KUTASARI

TAHUN 2024

 

A.     Pendahuluan

Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) adalah sebuah pendekatan pembelajaran yang dirancang untuk mengembangkan kompetensi dan karakter siswa sesuai dengan profil pelajar Pancasila. Di tingkat SMP, pelaksanaan P5 memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, inovatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

B.      Tujuan P5 di SMP N 3 Kutasari

Tujuan utama P5 di SMP adalah untuk:

·         Mengembangkan enam dimensi profil pelajar Pancasila: Beriman, bertakwa, berkebinekaan global, gotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif.

·         Menerapkan pembelajaran yang relevan dengan kehidupan nyata.

·         Meningkatkan kemampuan siswa dalam menyelesaikan masalah dan berpikir kritis.

·         Membentuk karakter siswa yang positif dan bertanggung jawab.

·         Menyiapkan siswa untuk menjadi warga negara yang baik.

C.     Langkah-langkah Pelaksanaan P5 di SMP N 3 Kutasari

1.      Pemetaan Kompetensi dan Karakter Siswa:

o    Melakukan asesmen untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan siswa.

o    Menentukan kompetensi dan karakter yang perlu diperkuat.

2.      Merancang Proyek P5:

o    Memilih tema proyek yang relevan dengan kehidupan siswa dan konteks lokal.

o    Merumuskan tujuan pembelajaran yang spesifik, terukur, dapat dicapai, relevan, dan berjangka waktu (SMART).

o    Menyusun tahapan kegiatan proyek, mulai dari perencanaan hingga evaluasi.

o    Memastikan proyek melibatkan semua dimensi profil pelajar Pancasila.

3.      Melaksanakan Proyek P5:

o    Membentuk kelompok kerja yang heterogen.

o    Memberikan bimbingan dan fasilitasi kepada siswa selama proses proyek.

o    Menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan kolaboratif.

o    Memanfaatkan berbagai sumber belajar, baik online maupun offline.

4.      Menetapkan Asesmen:

o    Merancang instrumen asesmen yang sesuai dengan tujuan pembelajaran.

o    Melakukan asesmen secara berkelanjutan untuk memantau perkembangan siswa.

o    Memberikan umpan balik yang konstruktif kepada siswa.

5.      Evaluasi dan Refleksi:

o    Mengevaluasi keberhasilan proyek P5 secara keseluruhan.

o    Melakukan refleksi untuk perbaikan di masa mendatang.

o    Mengdokumentasikan seluruh proses pelaksanaan proyek.

 

Contoh Proyek P5 di SMP N 3 Kutasari

·         Proyek lingkungan: Mengidentifikasi masalah lingkungan di sekitar sekolah dan mencari solusi inovatif.

·         Proyek sosial: Mengorganisasi kegiatan sosial untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

·         Proyek kewirausahaan: Membuat produk atau jasa yang dapat dijual dan menghasilkan keuntungan.

·         Proyek penelitian: Melakukan penelitian sederhana tentang suatu topik yang menarik.

 

Tantangan dan Solusi

Dalam pelaksanaan P5, beberapa tantangan mungkin muncul, seperti:

·         Kurangnya sumber daya: Solusi: Berkolaborasi dengan komunitas, memanfaatkan teknologi, dan mencari dukungan dari berbagai pihak.

·         Kurangnya pengalaman guru: Solusi: Mengikuti pelatihan dan pengembangan profesional.

·         Waktu yang terbatas: Solusi: Mengoptimalkan waktu pembelajaran, menggabungkan P5 dengan mata pelajaran lain.

 

Tips Sukses Melaksanakan P5

·         Libatkan semua pemangku kepentingan: Guru, siswa, orang tua, dan komunitas.

·         Buat proyek yang relevan dan menarik bagi siswa.

·         Gunakan berbagai metode pembelajaran yang aktif dan menyenangkan.

·         Berikan kesempatan kepada siswa untuk mengambil inisiatif.

·         Evaluasi secara berkala dan lakukan perbaikan terus-menerus.

Best Practice PELITA SPENTRIKU

 


Selasa, 01 November 2011

MAKIN MALAM MAKIN ASYIK

MAKIN MALAM MAKIN ASYIK
TAMABAH BERISIK

PENANAMAN KARAKTER

PRIYANTO, S.Pd.I. PRAJAB GOLONGAN III ANGKATAN 51

PENANAMAN KARAKTER

1. INTERNALISASI NILAI
2. MODEL
3. FASILITAS
4. EVALUASI